Apa Itu Asma Bronkial? Yuk Cari Tahu Cara Mengatasinya!

Bagikan :
Bagikan :
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Daftar Isi

Apa itu asma bronkial? Sobat FAST pasti tidak asing dengan penyakit asma. Penyakit kronis yang terjadi pada saluran pernapasan yang ditandai dengan sesak pada peradangan dan penyempitan di saluran napas. Asma bisa diderita oleh semua golongan usia.

Para penderita Asma biasanya memiliki saluran pernapasan sensitif dibandingkan orang normal. Saat paru-paru penderita terpapar pemicu asma, yang terjadi di saluran pernapasan akan kaku dan bisa membuat saluran menyempit. 

Pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang penyakit “asma bronkial”. Tanpa berlama-lama lagi, mari dibaca penjelasan berikut sampai selesai.

Apa Itu Asma Bronkial?

Asma bronkial adalah suatu kelainan pada saluran pernapasan yakni inflamasi (peradangan), yang dapat menyebabkan hiperaktivitas bronkus sehingga gejala episodik dapat terulang seperti, sesak napas, rasa berat di dada, mengi, dan batuk terutama di malam atau dini hari.

Menurut data yang diterima dari WHO (World Health Organization) pada tahun 2019, ada sekitar 235 juta orang di seluruh dunia yang mengidap asma, kurang lebih mempengaruhi 1-18% polusi di berbagai negara di dunia.

Apa Saja Gejalanya?

Pada gejala asma biasanya ditandai dengan beberapa gejala yang telah mengganggu saluran pernapasan, seperti :

  1. Mengi atau ngik-ngik biasanya terdengar, salah satu gejala asma yang paling dominan. Suara tersebut terjadi karena adanya penyempitan saluran pernapasan.
  2. Batuk, gejala kedua yang umum yaitu terjadi pada penyakit saluran pernapasan atau asma.
  3. Sesak Napas, pada gejala ini biasanya terjadi pada penyakit asma dan penyempitan pernapasan yang menyebabkan penderitanya merasakan sesak.
  4. Sensasi terikat atau nyeri dada, penyempitan saluran pernapasan yang menyebabkan sensasi tidak enak seperti dada yang diikat oleh tali yang erat.

Lalu gejala lainnya pada Asma Bronkial, yaitu :

  1. Memiliki riwayat keluarga asma atau alergi,
  2. Dada terasa sesak atau terikat, dan
  3. Lemah dan lesu.

Apa Saja Penyebabnya?

Untuk sampai saat ini penyebab terjadinya seseorang terkena Asma bronkial masih belum bisa dipastikan. Tetapi berikut ini beberapa penyebab kondisi seseorang dapat terkena Asma bronkial:

  1. Polusi udara
  2. Paparan zat, serbuk sari, bulu binatang, bakteri dan pasir
  3. Parfum atau wewangian
  4. Infeksi virus (flu/pneumonia)
  5. Stress dan kecemasan berlebihan
  6. Cuaca atau perubahan suhu yang terjadi secara ekstrem

Jika seseorang mengalami Asma bronkial ini dapat diatasi dengan obat pengontrol serta menjauhi beberapa pemicu yang ada di atas, Tetapi jika timbulnya gejala yang berulang dan dapat menyebabkan si penderita tidak sadarkan diri segera bawa penderita ke rumah sakit atau fasilitas klinik kesehatan terdekat.

Apa Saja Faktornya?

Apa itu asma bronkial?

Pada penyakit asma bronkial beberapa faktor yang terjadi dari peradangannya yang membuat sel saluran pernapasan mengeluarkan lendir. Lendir tersebut bisa semakin mempersempit saluran pernapasan dan menyulitkan Anda untuk bernapas lega.

Berikut beberapa faktor yang bisa memicu, seperti :

  • Asma olahraga,
  • Nokturnal (biasanya kambuh di malam hari),
  • Asma karena pekerjaan tertentu,
  • Asma Batuk dan alergi.

Kapan Anda Harus Ke Dokter?

Perlu Sobat FAST ketahui, bahwa penyakit Asma itu tidak dapat disembuhkan. Pengobatan yang berjalan hanya untuk mengurangi gejala dan mencegah kambuh kembali. Pada pengobatan asma harus dibicarakan antara Anda dengan dokter. Hal ini guna mendapatkan hasil pengobatan yang efektif dan maksimal.

Berikut beberapa pengobatan yang biasa diberikan oleh dokter, yaitu:

1. Obat Kontrol Jangka Panjang

Biasanya kondisi yang dialami seperti kronis atau persisten hingga berat. Pada pengobatan ini cocok untuk Anda terapi jangka panjang. Pengobatan jangka panjang bertujuan untuk mengendalikan keparahan gejala, dan mencegah tubuh berkelanjutan.

2. Obat Kontrol Jangka Pendek

Pada pengobatan jangka pendek biasanya lebih bertujuan untuk meredakan serangan akut saat kejadian. Pengobatan ini berfungsi untuk membantu meringankan gejala yang baru muncul dan kambuh sewaktu-waktu.

Jika Anda mengkonsumsi obat-obatan ini lebih dari 2 minggu, segera untuk pergi konsultasi ke dokter. Dokter bisa membuat perubahan rencana aksi asma yang disesuaikan dengan kondisi Anda.

Bagikan :