Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) – Cari Tahu Sebabnya!

Bagikan :
Bagikan :
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Daftar Isi

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) adalah penyakit akut yang disebabkan oleh virus dengue itu sendiri. Dengue Hemorrhagic Fever ini dapat ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti lewat air liur gigitan saat menghisap darah manusia.

Apa Saja Gejalanya?

Pada beberapa kasus DHF, berdasarkan tingkat keparahan gejalanya dibagi menjadi demam dengue (dengue fever) dan demam berdarah dengue (dengue hemorrhagic fever).

Dengue Fever

Pada demam dengue merupakan bentuk ringan dari infeksi virus Dengue. Gejalanya hampir menyerupai demam pada umumnya dan biasanya dimulai sejak hari ke 4 – 7 setelah digigit nyamuk (masa inkubasi DBD).

Gejala yang terjadi untuk demam ini umumnya mereda kurang dari 1 minggu, akan tetapi bisa juga berlangsung sampai 10 hari. Berikut beberapa gejala demam dengue, yaitu:

  • Demam 40°C.
  • Sakit kepala berat.
  • Nyeri kepala berat.
  • Nyeri sendi, otot, dan tulang.
  • Hilang nafsu makan.
  • Nyeri di bagian belakang mata.
  • Mual dan muntah.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Ruam kemerahan (muncul sekitar 2-5 hari setelah demam).

Baca juga: Cara Mengatasi DBD? – Cari Tahu Gejala & Penyebabnya!

Demam Berdarah Dengue (Dengue Hemorrhagic Fever)

Kemudian untuk demam berdarah dengue (DBD) adalah kondisi ketika demam dengue dirasakan oleh penderitanya pada fase kritis. Biasanya terjadi antara hari ke 3 – 7 setelah gejala muncul.

Dimasa fase kritis, penderita demam dengue bisa mengalami penurunan suhu demam (di bawah 38°C) selama  1 hari, kemudian suhu tubuhnya akan kembali naik di hari berikutnya. Pada pola ini disebut sebagai saddleback fever demam pelana).

Ada banyak yang telah mengira bahwa demam ini merupakan tanda kesembuhan. Namun, justru di fase tersebut penderita harus diawasi lebih ketat. Dalam hal ini dilakukan karena pada fase tersebut penderita bisa mengalami pendarahan dan kebocoran pembuluh darah.

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)

Berikut adalah beberapa tanda bahaya demam berdarah dengue yang harus Anda waspadai:

  • Sakit perut tidak tertahankan.
  • Muntah (3x atau lebih dalam 24 jam).
  • Pendarahan (Gusi berdarah atau mimisan).
  • Terdapat darah pada urine, tinja, atau muntah.
  • Pendarahan di bawah permukaan kulit tampak seperti memar.
  • Nafas pendek atau cepat
  • Lemas atau lelah.
  • Gelisah

Apa Saja Penyebabnya?

Penyebab yang terjadi karena demam berdarah disebabkan oleh virus Dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Virus Dengue masuk ke aliran darah manusia melalui gigitan nyamuk. Biasanya untuk nyamuk ini ada menggigit di pagi dan sore hari.

Pada penularan virus Dengue terjadi saat seseorang terinfeksi gigitan nyamuk perantara. Virus dari orang yang terinfeksi akan dibawa oleh nyamuk dan menginfeksi orang yang digigitnya.

Ada empat tipe untuk Virus Dengue, yaitu DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4. Biasanya seseorang terinfeksi salah satu tipe virus Dengue dan berhasil pulih, maka tubuhnya akan membentuk kekebalan seumur hidup terhadap tipe virus tersebut.

Kekebalan terhadap salah satu virus tidak menutupi kemungkinan terjadinya infeksi oleh tipe virus Dengue. Seseorang yang pernah terinfeksi virus Dengue lebih berisiko terinfeksi lagi dengan gejala yang lebih berat.

Kapan Anda Harus Ke Dokter?

Jika Anda merasakan gejala yang sudah dijelaskan diatas, segera untuk periksakan diri Anda ke dokter, terutama pada orang di sekitar Anda yang terdiagnosis penyakit ini. Pada dasarnya, demam dengue bisa diatasi dengan penanganan mandiri di rumah.

Walau bisa diatasi di rumah, pasien harus mengetahui tanda-tanda bahaya DBD sehingga bisa segera ke dokter. Jika tanda tersebut muncul, hal ini untuk mencegah DBD berkembang menjadi komplikasi fatal.

Semoga bisa bermanfaat pada artikel kali ini dan terima kasih buat sobat FAST yang membacanya sampai selesa. Jangan lupa untuk membaca artikel kami yang lainnya. Bila Anda memiliki pertanyaan, silahkan tulis di kolom komentar yang ada dibawah.

Bagikan :